Sebagai seorang mahasiswa masa kini, hal terpenting bukan hanya prestasi dan nilai-nilai yang diraih di kampus, melainkan seberapa besar kontribusi dan dampak yang diberikan dan dirasakan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam Faculty Orientation Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), pada 15 Agustus 2019, di Kampus UPH Lippo Village.

Ketua Prodi Ilkom UPH, Marsefio Sevyone Luhukay, S.Sos., M.SI, menjelaskan bahwa mahasiswa masa kini memiliki kemampuan untuk memberikan dampak dan kontribusi bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan yang didapat di kelas. Kegiatan pengabdian masyarakat, projek mata kuliah, atau tugas penelitian akhir dapat dijadikan sarana mahasiswa untuk berkontribusi kepada masyarakat. a juga memperkenalkan beberapa mata kuliah yang dirancang untuk mendorong mahasiswa berkontribusi kepada masyarakat, selain memenuhi kewajibannya untuk belajar di kelas.

“Perbedaan Prodi Ilmu Komunikasi UPH dengan di kampus lainnya terletak pada mata kuliahnya. Kami memiliki beberapa mata kuliah yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Jadi, mahasiswa dituntut untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui tugas ataupun project yang diberikan”, ungkap Marsefio Sevyone Luhukay, S.Sos., M.SI – Ketua Program Studi Komunikasi.

Sementara untuk Prodi HI, Ketua Prodi HI - Elyzabeth Bonethe Nasution, S.I.P., M.A. mengungkapkan bahwa yang membedakan HI UPH dengan HI di kampus lainnya adalah adanya konsentrasi yang secara khusus membahas Kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

“Baru-baru ini, mahasiswa kami juga mengikuti kompetisi Model United Nations (MUN) di Malaka, Malaysia dan mendapatkan award sebagai best delegates”, jelas Elyzabeth Bonethe Nasution, S.I.P., M.A.

Melalui paparan tentang keunikan prodi dan juga prestasi yang diraih mahasiswa dari setiap prodi, diharapkan agar mahasiswa baru termotivasi untuk lebih bersemangat dan aktif memikirkan kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat selama menjalani masa perkuliahan di UPH (Na).