School of Design (SoD) UPH mengadakan faculty orientation di hari ke dua festival UPH 2019 yang secara khusus memperkenalkan fakultas dan prodi-prodi kepada mahasiswa secara terperinci. Orientasi ini membawa mahasiswa baru mengenal kode budaya khas SoD yang secara khusus dirancang oleh fakultas untuk membantu mahasiswa berelasi, berkomunikasi, berkolaborasi dan berkontribusi dalam masyarakat.

Dalam orientasi ini, mahasiswa diperkenalkan kepada 4 prodi dalam SoD yaitu Arsitektur, Desain Produk, Desain Interior dan Desain Komunikasi Vrisual. setelah perkenalan fakultas, mahasiswa berkumpul berdasarkan prodi mereka masing-masing untuk mendapat paparan tentang prodi mereka. Orientasi ini bertempat di gedung B UPH Lippo Village Karawaci pukul 10.00-15.00.

Devanny Gumulya, S.Sn., M.Sc, kepala program studi Desain Produk UPH memaparkan beberapa poin penting yaitu mahasiswa diharapkan mampu memahami struktur kurikulum untuk memenuhi prasyarat setiap semester yang menuntut mereka menjalankan tahun pertama dengan fokus. Setelahnya, sesi ini dilanjutkan dengan video tentang karya-karya mahasiswa dan alumni agar mahasiswa baru mendapat gambaran sekitar dunia pekerjaan mereka setelah lulus. Sesi ini juga dilengkapi dengan sharing alumni tentang pengalaman mereka di dunia kerja.

“Uniknya, desain produk UPH punya juri desain sendiri dan banyak karya keramik. Selain itu, kami difasilitasi dengan lab-lab yang komplit dilengkapi dengan keramik dan jewelry. Dengan ini, mahasiswa tidak hanya mengerti cara desain namun juga proses pembuatannya yang menghasilkan karya. Saya juga berharap mahasiswa nantinya bisa menjadi entrepreneur yang mengerti cara merealisasikan idenya dengan benar agar di dunia kerja nanti tidak mudah ditipu orang lain,” lanjut Devanny.

Devanny melanjutkan dengan membahas mata kuliah di prodi Desain Produk yang menguatkan passion mahasiswa. Selain mengerti desain produk secara umum, mahasiswa didorong juga untuk fokus ke produk yang lebih spesifik seperti jewelry, furniture dan sebagainya.

Seperti orientasi prodi desain produk yang memaparkan garis besar perkuliahannya, Alvar Pradian, S.T., M.Arch., kepala prodi arsitektur juga menyambut mahasiswa dengan beberapa wejangan. Di samping itu, Alvian memaparkan visi dan misi prodi yang merupakan turunan visi misi fakultas. Uniknya, arsitektur UPH fokus kepada masa depan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan-perkembangan yang ada.

“Saya mengingatkan mahasiswa bahwa selama 4 tahun ke depan, inilah rumah kedua mereka. 4 tahun adalah waktu yang singkat. Maka saya harap mereka tidak menyia-nyiakannya.” Ungkap Alvian.

Sementara Alfiansyah Zulkarnain, S.Sn., M.Ds, kepala prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) memperlihatkan seberapa besar peran lulusan sarjana desain bagi masyarakat nantinya. 

“Puncak dari desain bukanlah sekedar menyenangkan client dan mendapat uang, namun bagaimana memberi dampak baik bagi tatanan budaya masyarakat.” Ungkap Alfiansyah.

Sedangkan Phebe Valencia, S.E., S.SN., M.A, Kepala prodi desain interior juga menjelaskan bagaimana UPH sukses menghasilkan lulusan yang diapresiasi dalam dunia pekerjaan karena kemampuan mereka yang sangat inovatif dalam mengembangkan ide-ide kreatif.

“Kami berharap mahasiswa benar-benar menghargai waktu dan proses karena hasil yang baik butuh proses dan proses itu sendiri pasti butuh waktu.” Tutur Phebe menutup penyambutannya.

Secara umum, setiap kepala prodi SoD UPH memiliki harapan agar mahasiswa bisa menghasilkan karya yang berguna bagi masyarakat.