“From this beginning, prepared yourself to be touched by God, to be chosen by God, and to be prepared by God. Maybe you don’t know and plan what will you get from Youth Camp, but I believe God will touch your life, and God will prepared you for great things”, seru Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M.Eng. Sc dalam Opening Youth Camp 2019, pada 20 September, di Kampus UPH Lippo Village.

Berbeda dengan Retret biasa, dengan mengangkat tema “Sola Gratia: Saved by Grace” , Youth Camp 2019 berfokus pada anak muda, khususnya mahasiswa UPH agar dapat bertumbuh dan bersatu, serta mengalami perjumpaan dengan Kristus sebagai Juru Selamat.

“Melalui Youth Camp ini, kami ingin mengingatkan kembali kepada mahasiswa UPH untuk mengajak mereka semakin dekat dan mengenal Yesus sebagai Juru Selamat mereka, serta menyadari bahwa apa yang mereka miliki sebenarnya berasal dari Tuhan, bukan atas dasar kekuatan mereka”, tutur Olivia Kusuma Wardhani – Ketua Youth Camp Bidang 2 – Akuntasi UPH – 2017.

Selain memperkaya pengalaman spiritual, tahun ini Youth Camp menghadirkan 2 sesi Kapita Selekta agar para peserta memperoleh hal-hal praktikal yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ada berbagai macam pilihan tema yang dapat dipilih oleh sesuai dengan keinginan peserta antara lain, Hedonisme, Relationship, No Drugs, dan Games Online.

Sebelum menuju Wisma Kinasih – Bogor pada 21-22 September 2019, Youth Camp diawali dengan Words of God dengan Tema “In The Beginning” yang dibawakan oleh Johan Nugroho M. Div, mengajak para peserta untuk learning to love God, self, dan neighbor.

Melalui Youth Camp 2019 ini, Olivia juga berharap agar para peserta dapat merasakan hadirat Tuhan, merasakan betapa besar kasih Tuhan dalam hidup mereka, dan dapat memakai diri mereka untuk terjun dalam pelayanan agar nama Tuhan semakin dimuliakan.