Duo Danetri yang beranggotakan Danang Dirhamsyah dan Ugne Varanauskaite menyuguhkan sebuah chamber music recital di The Grand Atelier & Culture Center, Jakarta, 14 September 2019. Mereka memadukan permainan piano dan klarinet dalam sebuah pertunjukan yang atraktif dan mengesankan.

Pasangan musisi yang disatukan saat sama-sama belajar musik di Jerman ini mengawali pertunjukan musik klasik dengan sebuah tribut untuk BJ Habibie yang meninggal dunia pada 11 September 2019.

"Kita baru saja kehilangan sosok besar bangsa ini. Kami ingin mempersembahkan sebuah lagu sebagai tribut. Setelah itu, kami ajak para hadirin untuk mengheningkan cipta," kata Danang membuka konser dengan suasana khidmat.

Usai mempersembahkan tribut, Duo Danetri membawa penonton larut dalam alunan suara piano dan klarinet dalam karya Jean Francaix, Johannes Brahms dan Joseph Horovitz. Pada dua lagu lainnya karya Claude Debussy dan Franz Schubert, Danang menyajikannya dalam permainan piano solo.

Secara keseluruhan, penonton yang memadati ruang konser dipuaskan dengan penampilan Duo Danetri. Sebagai duo, Danang dan Ugne menunjukkan kolaborasi dan kerja sama yang menawan.

Danang menyajikan permainan piano tingkat tinggi. Jari jemarinya memainkan bilah-bilah piano Fazioli dengan lincah. Sedangkan Ugne yang berdiri di depannya bermain alat musik tiup klarinet dengan sangat atraktif. Dua instrumen musik yang memiliki karakter suara berbeda saling bersahutan, sambung menyambung dan menciptakan sebuah harmoni.

Konser Duo Danetri diselenggarakan oleh The Grand Signature Piano yang merupakan dealer piano premium merek Fazioli, Bluthner, Estonia dan Irmler. Konser ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian konser musik klasik yang digelar sepanjang tahun ini.

Usai Duo Danetri, konser musik klasik akan kembali dihadirkan padaawal bulan depan dengan menyajikan piano empat tangan oleh Aryo Wicaksono dan Harimada Kusuma pada tanggal 5-6 Oktober 2019. Lalu, Heritage Concert Series by Iskandar Widjaja akan dihelat pada 15 November 2019.