Musisi dan vokalis Jazz profesional bisa lahir dari mana saja, salah satunya melalui ajang MLDAREPERFORM Season 4, yang pemenangnya akan mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama musisi-musisi Indonesia di Java Jazz Festival 2020. Tidak main-main, para juri terdiri dari musisi-musisi Jazz senior papan atas Indonesia,  yakni Syaharani, Nikita Dompas, Adra Karim, Indro Hardjodikoro, Aksan Sjuman dan Devian Zikri. Peminat ajang ini sebanyak 800 peserta, terbagi dalam 6 kategori,  diantaranya gitar 343 peserta, vocal 235 peserta, drum 86 peserta, Bass 79 peserta, piano 49 peserta dan kategori wind and brass section 55 peserta.

Setelah melewati proses seleksi ketat, terpilih enam musisi yang akan bergabung dalam kelompok MLD Jazz Project Season 4. Keenam musisi tersebut antara lain Yosua Sondakh (gitar),  Noah Revevalin (piano),  Puspallia Panggabean (vokalis), Hafiz Aga (bassis), Anggi Harahap (wind dan brass), dan Timoti Hutagalung (drummer).

Dua dari enam pemenang adalah lulusan Conservatory of Music (CoM) UPH. Keduanya Yosua Sondakh dan Noah Revevalin. CoM UPH patut berbangga dengan pencapaian kedua lulusannya ini. Yosua Sondakh yang merupakan gitaris MLD Jazz Project Season 4, sudah sejak kecil ingin menjadi pemusik dan mulai serius menekuni dunia musik saat studi di CoM UPH. Pria yang akrab disapa Yosua ini, juga mengakui bahwa sebelumnya dia tertarik dengan aliran musik rock, blues, dan funk.

“Sebelum ini, saya lebih tertarik dengan jenis musik rock, blues, dan funk. Saya baru mengenal musik jazz saat saya berkuliah di UPH, melalui referensi dari teman-teman semasa kuliah”, tambah Yosua.

Lain halnya dengan sang pianis, Noah Revevalin, yang sudah lebih dulu akrab dengan musik jazz sejak kecil melalui kursus piano dan drum. Seperti dilansir oleh Brilio.net, Noah mulai tertarik dengan musik moderen sejak dia belajar dengan Aminoto Kosin, yang kemudian memutuskan untuk mendedikasikan hidupnya sebagai musisi dengan menyelesaikan pendidikannya di UPH.

Berbagai macam acara pun diikutinya seperti, Jazz Goes To Campus, Konser Joey Alexander (2016), dan MLD Jazz Wanted bersama band Quick Sensation.

“Dalam memperluas kemampuan musik, saya memiliki satu prinsip yaitu, tidak ada batas dalam style atau genre dalam bermusik”, tutur Noah.