Di tengah kesehariannya melakukan peliputan, aktivis media penyiaran dan digital melalui Berisik Project mengajak masyarakat untuk memberikan perhatiannya dari rumah bagi pekerja yang “terpaksa” masih berada di jalan.

Mereka mengumpulkan dana dari sesama pekerja media dan jejaring nara sumber nya untuk dibelikan cairan pembersih dan nasi bungkus yang kemudian diserahkan kepada pekerja harian yang ditemui dalam perjalanannya melakukan peliputan.

Tak urung aksi simpati ini mendapat dukungan dari banyak pihak, termasuk kelompok musik Slank yang selama ini akrab dengan berbagai isu sosial dan lingkungan di akun media social Berisik Project.   

Berisik Project merupakan sebuah gerakan sosial dari para penggiat media penyiaran dan media digital yang awalnya memiliki perhatian terhadap pemanfaatan media informasi dan gawai di masyarakat.

Munculnya wabah pandemic Covid19 membuat para aktivis Berisik Project menghentikan program literasi medianya untuk sementara waktu. Mereka mencoba sedikit melakukan modifikasi inisiatif sosialnya dengan memberikan perhatian kepada para pekerja harian yang "terpaksa" masih berada di jalan demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.  

"Setiap hari kami bertemu di jalan saat kami melakukan peliputan, dan rasanya banyak dari mereka punya andil besar membantu kebutuhan logistik warga  yang diharuskan bekerja dan tinggal di rumah untuk menghindari wabah Covid19. Padahal menurut kami yang dikerjakan mereka  di jalan bukan tanpa resiko dalam kondisi saat ini", tambah Radityo WIcaksono, salahsatu inisiator Berisik Project.

Situasi inilah yang membuat para aktivis Berisik Project melakukan inisiatif mengumpulkan dana antar teman untuk memberikan bantuan makanan dan cairan pembersih, sambil mengingatkan para pekerja harian tersebut untuk selalu hati-hati dan menjaga kesehatannya.

Setiap menyampaikan bantuannya, Berisik Project juga selalu menyebarkan selebaran informasi terkait Covid19 dan cara pencegahannya kepada mereka.

"Kami selalu mengingatkan mereka untuk untuk jaga kesehatan dan istirahat jika kondisi kurang sehat. Hal ini penting untuk menjaga diri sendiri dan orang lain di sekitarnya menghindari berbagai resiko kesehatan", jelas Nugroho Agung Prasetyo, praktisi Public Relations yang kerap terlibat dalam aktivitas Berisik Project.

Inisiatif Berisik Project belakangan  mendapatkan respon positif dari sejumlah kalangan. Tak kurang sejumlah musisi pun memberikan dukungan  atas upaya para aktivis media ini memberikan perhatian kepada para pekerja harian yang "terpaksa" masih di jalan.  

"Sejumlah kalangan ingin terlibat, namun kami menyarankan untuk support kami dari rumah saja dengan doa untuk menghindari penyebaran wabah Covid19. Sebenarnya saat ini di rumah mereka bisa membuat cairan pembersih lebih, makanan, ataupun menitipkan dana seikhlasnya untuk kami sampaikan dalam bentuk  kebutuhan bagi mereka yang masih berada di jalan", tambah Radityo.

Aktivitas Berisik Project awalnya lebih fokus kepada memberikan  literasi media penyiaran dan media digital ke masyarakat.

"Berisik Project aktif dari komunitas ke komunitas masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang dunia penyiaran, dunia digital, termasuk memberikan pemahaman tentang media social dan bahaya Hoax. Dananya pun awalnya  patungan dari kami sesama pekerja media. Belakangan beberapa kawan narasumber dan jejaring pertemanan kami punya perhatian ikut bantu, baik dalam bentuk dana, peralatan pendukung, konsumsi, hingga ikut terlibat secara langsung", jelas Nugroho Agung.

Edukasi terkait media penyiaran dan media digital oleh penggiat media Berisik Project telah dilakukan sejak tahun awal tahun 2019. Setiap bulannya, Berisik Project melakukan perjalanannya memberikan akses pengetahuan tentang media sosial dan kreatif menggunakan gadget ke komunitas anak jalanan, yayasan rehabilitasi korban narkoba, remaja dan DKM Mesjid, komunitas gereja, hingga memberikan bantuan buku ke sekolah terpencil.

Beberapa institusi juga meminta bantuan Berisik Project untuk membantu pengembangan kemampuan komunikasi media dan kreatifitas melalui  media digital, serta berkolaborasi mengembangkan CSR melalui literasi media digital dan penyiaran yang menyenangkan.