Banyak cara untuk membagikan pengetahuan tidak selalu melalui pengajaran di kelas, tapi bisa juga kegiatan interaktif seperti workshop. Cara ini dilakukan oleh School of Design melalui Product Design Fair yang diadakan setiap tahunnya oleh Program Studi (Prodi) Desain Produk. Acara yang berlangsung pada 8-9 Juli 2019 di UPH kampus Lippo Village ini bertemakan ‘Bikin Bikin’, dengan tujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman langsung kepada publik tentang bagaimana cara membuat produk menarik.

Tahun ini, Product Design Fair mengangkat tema ‘Bikin Bikin’ yang berlatar belakang dari Desain Produk yang identik membuat (mem-bikin) produk. Maka melalui workshop ini, para mahasiswa Desain Produk UPH sebagai fasilitator workshop ingin menunjukkan seperti apa sih hasil "bikinan" mahasiswa Desain Produk ke masyarakat umum dan memberikan kesempatan  bagi publik untuk merasakan proses 'mem-bikin' produk secara langsung.

“Acara kami terdiri dari workshop yaitu Ceramic Painting, Leatherworking, Jewelry Making dan Resin Art Workshop. Kami memilih keempat workshop tersebut karena cocok untuk menggambarkan seperti apa desain produk pada umumnya” ungkap Nadhifah – Ketua Acara dari ‘Bikin Bikin’.

Dalam workshop Ceramic Painting, mahasiswa akan pelajari cara melukis piring keramik dengan pewarnaan cobalt. Leatherworking, yaitu belajar cara membuat dompet kartu yang terbuat dari kulit. Sedangkan, Jewelry Making, mempelajari cara membuat cincin kuningan. Dan Resin Art Workshop, mahasiswa belajar cara membuat hiasan gantungan kunci terbuat dari resin.

Nadhifah berharap melalui workshop ini peserta yang sudah mengikuti dapat memiliki pengalaman dalam proses membuat produk sehingga dapat memanfaatkan pengetahuannya untuk bisa membuat bisnis usaha sendiri. Kedepannya kegiatan Product Design Fair ini masih akan diadakan setiap tahunnya dengan tema menarik yang berbeda tentunya.(pl)