JAFRA Cosmetics Indonesia, perusahaan penjualan langsung dengan sistem multi-level marketing untuk produk Kosmetik, resmi meluncurkan seluruh produknya di Indonesia dengan label logo Halal MUI, setelah memperoleh Sertifikat Ketetapan Halal untuk produk JAFRA dari Majelis Ulama Indonesia (MUI); serta memperoleh Status Sistem Jaminan Halal (SJH) untuk pabrik JAFRA di Mexico, dengan kategori penilaian Sangat Baik (“A”).

Penilaian ini diberikan oleh MUI berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa JAFRA telah mengimplementasikan dan menerapkan SJH dengan sangat baik. Komitmen tersebut akan terus dijaga guna memperkuat bisnis JAFRA dalam menawarkan produk terbaik dan jaminan halal untuk memenuhi kebutuhan kosmetik konsumen di Indonesia.

“JAFRA sangat memahami bahwa konsumen tidak hanya mengharapkan produk yang inovatif dan berkualitas, tetapi juga komitmen kuat dari perusahaan untuk memastikan kehalalan produknya, Dengan meraih Sertifikasi Halal MUI ini, Kami berharap dapat memperkuat kepercayaan konsumen dalam menjalankan bisnis dan menggunakan produk JAFRA. Kami pun tetap akan terus berinovasi sembari menjaga jaminan halal seluruh produk, karena kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan yang terbaik bagi konsumen,” kata Belinda Koh, Managing Director, JAFRA Cosmetics Indonesia.

Sejak 2019, Pemerintah Indonesia juga telah gencar mewajibkan barang-barang konsumsi, termasuk produk kosmetik, untuk mendapatkan sertifikasi halal, sesuai dengan UU No.33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal (JPH). “Indonesia merupakan pasar besar untuk produk halal, mengingat mayoritas masyarakatnya beragama Muslim. Tren gaya hidup halal pun semakin diminati dengan semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan jaminan halal dari berbagai produk, termasuk kosmetik. Selain ada jaminan kepastian hukum, sertifikasi halal juga sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui produk kosmetik yang kehalalannya bersifat pasti,” jelas Lukmanul Hakim, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI.

Kosmetik merupakan salah satu produk yang kerap digunakan dalam keseharian. Menurut dr. Mardiati Ganjardani, Sp.KK, dermatologis, “Dalam memilih produk kosmetik pun, konsumen kerap juga mempertimbangkan faktor efek samping yang ditimbulkan pada kulit, serta kecocokan produk kosmetik yang digunakan harus sesuai dengan jenis kulit wajah. Tidak hanya itu, faktor halal dari sebuah produk kosmetik juga merupakan salah satu faktor penting yang menjadi pertimbangan mereka. Hal ini dikarenakan bahan-bahan yang telah melewati pemeriksaan sertifikasi halal bersifat baik dan halal, sehingga baik untuk digunakan pada kulit.”

Pencapaian Halal MUI yang diraih oleh JAFRA Cosmetics Indonesia ini, tidak hanya untuk proses manufaktur dan pabriknya, tetapi juga untuk semua produk JAFRA – meliputi perawatan kulit (skincare), perlengkapan mandi (toiletries), wewangian (fragrance), dan color – yang berbahan baik dan halal, salah satunya royal jelly. “Royal jelly memiliki aktivitas farmakologis sebagai anti-aging. Royal jelly dapat mempengaruhi produksi kolagen, yaitu faktor penting dalam menjaga elastisitas kulit. Selain itu, royal jelly juga dapat melembapkan dan mempengaruhi hidrasi kulit,” tambah Mardiati.

Saat ini, JAFRA telah berhasil membuat terobosan dengan mengembangkan teknologi RJx, yang mampu melipatgandakan manfaat royal jelly hingga ke lapisan kulit terdalam dengan kekuatan, potensi, dan presisi lebih baik.